Terekam Kamera CCTV, ASN di Bulukumba Ditebas Hingga Tewas

Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tewas setelah dianiaya secara beringas. Kejadian pembunuhan di perempatan Teko, Jalan Abdul Azis, Kecamatan Ujung Bulu, yang terekam kamera CCTV.

Rekaman video yang beredar menunjukkan korban AJ, 53 tahun, ditebas berulang kali oleh tersangka. Polisi sudah menangkap pelaku berinisial SF (53) setelah kejadian.

“Korban ini merupakan teman dari tersangka,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra saat dikonfirmasi IDN Times.

1. Korban dianiaya saat menemani istrinya ke pasar

Berry mengungkapkan, penganiayaan terjadi setelah korban mememani istrinya, IS (40), berbelanja di Pasar Cekkeng Kasuara. Lokasi penganiayaan tidak jauh dari pasar.

“Setelah belanja korban ingin berangkat pulang. Tiba-tiba, pelaku datang dari belakang langsung menarik dan menganiaya korban dengan menggunakan sebilah parang,” ucap Berry.

Korban merupakan warga BTN Somba II, Kelurahan Caile. Sementara pelaku diidentifikasi sebagai warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu.

2. Korban meninggal dengan sejumlah luka

Kejadian penganiayaan disaksikan orang banyak, tapi tidak ada yang berani mendekat. Berry mengatakan, orang-orang takut melerai karena pelaku memegang senjata tajam. Sedangkan istri korban berusaha menghidar dan meminta pertolongan.

Dalam rekaman yang beredar, pelaku terlihat beberapa kali menebas korban. Pelaku tetap menyerang meski korban telah tersungkur. Pelaku juga terlihat menusuk tubuh korban.

Berry menyebut korban meninggal saat tengah mendapat pertolongan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Daeng Raja. Korban menderita luka-luka di sekujur tubuhnya.

“Korban mengalami luka robek pada bagian kepala, belakang badan, dan tangan kanan yang diduga akibat sayatan benda tajam yang digunakan oleh tersangka,” ucap Berry.

3. Polisi masih menyelidiki penyebab penganiayaan

Tidak berselang lama setelah kejadian, polisi meringkus pelaku di tempat tinggalnya. Saat ini penyidik masih mencari tahu penyebab dan motif penganiayaan berujung maut itu.

Polisi juga masih memeriksa pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita juga melakukan penggalangan kepada keluargan korban untuk tidak melakukan main hakim sendiri, tapi berikan kepercayaan kepada pihak Polri untuk melakukan proses hukum,” ucap Berry.

Leave a Reply