kamera CCTV Ampera Rusak, Relling yang Hilang Bernilai Puluhan Juta

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah V Sumatera Selatan menyatakan bollar atau relling vesib pembatas di Jembatan Ampera yang rusak dan hilang sebanyak 135 batang. Kasus ini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang diproses karena kamera pengawas (CCTV) yang mengarah ke lokasi sedang rusak.

“Total yang hilang ada 135 bollar, yang kemarin 33. Sekarang sedang dipesan, estimasi waktunya sebulan lagi sudah terpasang. Satu bollar ini harganya Rp90 ribu, jadi total sekitar Rp40 juta total biaya untuk perbaikan termasuk kerusakan keramik,” ujar Kepala BBPJN Wilayah V Sumsel Kgs Syaiful Anwar usai meninjau lokasi kejadian di Jembatan Ampera.

Dirinya menyayangkan, CCTV yang berada di atas menara Jembatan Ampera rusak. Sehingga ia tak bisa memberikan spekulasi karena tak memiliki bukti. Posisi bollar yang hilang ini, berada di sebelah kiri arah Seberang Ulu ke Ilir. Keramik bekas dudukan bolar yang berlubang seperti sengaja di bongkar dan bukan tertabrak.

Syaiful menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan hal ini ke Polresta Palembang. Selain itu, ia juga belum dapat menyampaikan hasil penyelidikan sebab CCTV sedang maintenance dalam satu bulan terakhir. Di Jembatan Ampera ini ada dua CCTV, satu mengarah ke Seberang Ulu dan satunya ke Ilir.

“CCTV yang arah Ulu sedang rusak. Besi ini sangat kuat sekali, makanya kita serahkan kasus ini ke Polresta. Nanti kalau sudah ada laporannya kami sampaikan,” imbuhnya.

Pengawasan Jempatan Ampera selain kewenangan PPK Jembatan Metropolitan juga kewenangan instansi setempat. “(Ada anggaran perawatan) segera dilakukan perbaikan. Anggaran perawatan Ampera tahun ini Rp300 juta, selain keramik juga perbaikan lampu,” katanya.

Leave a Reply