Sadis, Kasus Pembunuhan Terekam Kamera CCTV Di Bone, Begini Kronologisnya

Tindak pidana penganiayaan dengan cara penikaman hingga mengakibatkan korban meregan nyawah tarjadi di kabupaten Bone, bahkan aksi tragis itu sempat terekam CCTV. 

Informasi yang dihimpun, Korban sendiri berinisial RT alias Karang Bin Jawile, 34 tahun, seorang Petani, Alamat Dusun Seppang, Desa Gona Kec. Kajuara Kab. Bone, sedangkan pelaku sendiri diduga berinisial FS, 25 tahun, Swasta, alamat Dusun Jawi-jawi, Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. 

Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendra, membenarkan adanya kejadian tersebut. Disebutkan, bahwa peristiwa itu terjadi di Dusun Buhu, Desa Waetuwo Kec. Kajuara Kab. Bone, sekira pukul 00.30 wita dini hari tadi. 

Adapun kronologis kejadian jelas Rayendra, bermula saat pelaku (FS red) bersama korban (RT red) dan rekan korban yang lain melakukan pesta miras di sekitar TKP, dimana pada saat itu terjadi perselisihan diantara mereka, karena pelaku sudah ingin pulang tetapi dilarang oleh korban sampai akhirnya pelaku dikeroyok oleh korban bersama rekan-rekan korban yang lain, namun pada saat itu pelaku berhasil meloloskan diri dari kepungan korban dan rekan-rekan korban yang berjumlah sekitar 10 orang. 

Karena merasa sakit hati atas perlakuan korban dan rekan-rekannya, pelaku kembali kerumahnya untuk mengambil sebilah badik lalu kembali ke TKP dan mencari orang-orang yang telah melakukan pengeroyokan terhadap dirinya. 

“Jadi Pada saat pelaku berada di TKP, pelaku hanya menemukan korban dimana korban adalah salah seorang yang telah melakukan pengeroyokan terhadap dirinya, selanjutnya pelaku pada saat itu menyerang korban namun korban sempat lari, kemudian pelaku mengejar dan berhasil menggapai korban, seketika pelaku menghunuskan badik yang dibawanya lalu menusuk tangan korban,” jelas Paur Humas. 

Setelah korban terluka, sambung Rayendra, korban saat itu terjatuh dan tak berdaya sehingga dengan leluasa pelaku menusukkan atau menghantamkan badik ke tubuh korban secara bertubi – tubi yang mengenai bagian perut sebelah kiri, dada, wajah, kepala bagian belakang, paha, pergelangan kaki sebelah kanan dan belakang korban, nanti pelaku berhenti melakukan penganiayaan terahadap korban pada saat bapak pelaku memegang dan menghalangi korban yang pada saat itu juga berada di TKP, kemudian pelaku dibawa pulang oleh bapak pelaku meninggalkan korban di TKP yang tersungkur di tanah dalam keadaan terluka dan berlumuran darah. 

“Setelah kejadian tersebut, warga setempat menolong korban dan membawa korban ke Pusksesmas Balangnipa, Sinjai, untuk dilakukan perawatan namun nyawa korban tidak bisa tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Balangnipa,” tandas Rayendra. 

Leave a Reply