Pencuri Gawai di Toko Karpet Terekam Kamera CCTV

Pencurian handphone terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Toko Karpet di Jalan Mojopahit, Mojokerto.

Aksi pelaku seorang diri nekat mengambil barang di siang bolong tersebut beredar di media sosial pada Selasa, 20 Oktober 2020.

Akun facebook Dian Nur Arifin yang merupakan penjaga toko sengaja mengunggah tiga video kejahatan pelaku yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB kemarin.

Salah satu video yang diunggah berdurasi 33 detik, memperlihatkan pria mengenakan kemeja berwarna hijau dan tas slempang tampak seolah-olah memperhatikan wanita di sebelahnya yang memperlihatkan sesuatu dari dalam gawai.

Sementara wanita penjaga toko berusaha memperlihatkan sesuatu dari dalam handphone. Saat penjaga toko lengah, ingin menunjukkan posisi karpet yang diinginkan. Pelaku dengan sigap mendekati meja dan mengambil gawai milik toko dan langsung berjalan keluar.

“Pelaku yang ambil satu orang, tapi satu orang nunggu di depan pakaian ojek online. Tapi gak tahu itu temannya apa ojek online beneran nunggu di depan sana (parkiran umum),” ucap Dian pada nusadaily.com, Rabu, 21 Oktober 2020.

Ia menceritakan, awal mulanya pria yang terlihat paruh baya tersebut masuk seorang diri ke dalam toko, dan meminta diperlihatkan karpet yang berharga Rp 850 ribuan.

Tak sampai disitu pelaku diduga dengan sengaja mengecoh penjaga toko dengan meminta digelarkan pilihan-pilihan karpet yang ditunjuknya. Seolah-olah sedang memilih karpet.

“Minta dibukakan sekitar empat karpet tapi mbulet. Jadi intinya minta ditunjukkan ini itu tapi gak beli, setengah jam an cuman milih-milih aja,” imbuhnya.

Kondisi toko terbilang sepi, hanya ada dua penjaga saja yang berjaga, ucap Kepala Toko Eko Budi (24) warga Jombang. Alhasil pelaku leluasa mengambil gawai yang berisikan informasi penting milik toko, seperti nomor-nomor pelanggan, dan gambar-gambar koleksi penjualan toko karpet ini.

“Kurang lebih 30 menit interaksi di dalam, dan sadarnya hilang HP toko sekitar pukul 13.30 WIB. Ada banyak nomor customer, sama gambar-gambar karpet,” imbuh Eko.

Eko rupanya sudah melaporkan kejadian pertama kalinya di toko ini, ke pihak berwajib kemarin paska kehilangan.

“Kemarin sudah menghubungi ke Polresta, rencana ada hari ini petugas ke sini tapi masih belum datang. Nilai kerugian Rp 1 juta an,” pungkas Eko.

Leave a Reply