Terekam Kamera CCTV, Mobil Kabur Setelah Tabrak Warga di Jl Dato Museng Makassar

Kejadian mengerikan terekam kamera pengintai (CCTV) milik Pemerintah Kota Makassar. 

Kamera yang terpasang di pertigaan Jl Datu Museng dan Jl Penghibur memperlihatkan seorang pria bernama Hajat berusia 26 tahun menjadi korban tabrak lari. 

Bermula saat korban tengah bercengkrama dengan temannya di salah satu warung tepat di depan gerbang masuk anjungan pantai losari. 

Secara tiba-tiba, sebuah honda jazz melaju kencang dari arah Jl Somba Opu. 

Keterangan saksi, mobil memaksa belok saat dipertigaan Jl Datu Museng sehingga terjadi slip dan hilang kendali. 

Karena nyaris menabrak warung, korban panik dan berusaha menghindar. Namun karena jarak yang dekat, tabrakan tak terhindarkan. 

“Terjadi sekitar pukul 04.38 WITA, subuh hari. Hajat ditabrak dari depan dan terpental beberapa meter. Mobil tidak berhenti, bahkan kembali menancap gas dan meninggalkan korban yang tergeletak di jalan,” ujar Imam selaku saksi saat ditemui di tempat yang sama. 

Korban langsung dibawa ke RS terdekat. Saat itu, beberapa temannya tidak mengindahkan siapa pelaku yang menabrak karena fokus menyelamatkan Hajat. 

Sementara pihak keluarga diselimuti kesedihan. Hajat sampai saat ini belum sadarkan diri. Dia masih terbaring di Rumah Sakit Stella Maris. 

Saat ditemui, dia hanya terbaring salah satu ruang ICU. 

Badannya tampak tak berdaya. Peralatan oksigen dipasang untuk membantu pernapasan. Sebuah selang dipasang di lengan kirinya. 

Jangankan untuk bicara, untuk melek pun belum bisa dilakukan. Hal ini membuat keluarga sedih. 

“Sudah 3 hari koma, kata dokter terjadi retak di bagian tengkorak atas. Belum ada gerakan sampai saat ini,” tutur Ade Yudha, saudara korban. 

Dia mengungkapkan, kondisi Hajat belum menunjukkan perubahan signifikan sejak dirawat. 

Hasil pemeriksaan tim medis, mengalami pendarahan di bagian kepala. 

“Betul ada pendarahan di bagian kepala kata dokter yang sempat periksa. Mohon doanya agar segera pulih” tambahnya. 

Bersama keluarga, Ade hanya bisa pasrah. Dia tidak berharap banyak dari pelaku yang tak bertanggung jawab meski laporan sudah dilayangkan ke pihak berwenang. 

“Sudah saya lapor ke polisi lalu lintas. Katanya masih proses penyelidikan,” ujar dia. 

Leave a Reply