30 Kamera CCTV Baru Dari CSR Siap Pelototi Jalanan

Dishub Solo mendapat bantuan sebanyak 30 perangkat kamera CCTV dari CSR perusahaan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Solo dalam waktu dekat memasang 30 unit kamera closed circuit television (CCTV) baru untuk memantau lalu lintas di jalanan Solo.

Pengadaan kamera CCTV baru itu menggunakan dana dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan di Solo. Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, mengatakan Dishub sampai sekarang baru memiliki 51 unit kamera CCTV yang dipasang di sejumlah ruas jalan di Kota Solo.

Perangkat kamera CCTV tersebut dipasang di jalanan kota, provinsi, maupun jalan nasional. “Kota Solo memiliki banyak jalan utama yang setiap harinya dipadati kendaraan. Kami perlu menambah 30 kamera CCTV baru untuk memudahkan Dishub mengawasi arus lalu lintas di Solo,” ujar Hari kepada wartawan di Mapolresta, Kamis (13/7/2017).

Hari mengatakan 30 perangkat kamera CCTV baru tersebut akan dipasang di lokasi strategis, jalan rawan macet, dan rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Dishub sampai sekarang sedang dalam proses pendataan dan kajian lokasi yang layak dipasangi kamera CCTV.

Pemasangan kamera CCTV baru juga dapat dimanfaatkan polisi ketika terjadi kejahatan di jalan raya seperti jambret. “Kami akan memanfaatkan dana CSR dari perusahaan di Solo untuk pengadaan kamera CCTV baru tahun ini. Pemasangan kamera CCTV baru ditargetkan selesai sebelum Desember,” kata dia.

Ia menjelaskan dengan penambahan 30 kamera CCTV baru tersebut jumlah total Kota Solo memiliki sebanyak 81 kamera CCTV. Sebelum memasang kamera CCTV baru, Dishub terlebih dulu memasang tiang, kabel, dan jaringan listrik. Setelah semuanya lengkap baru kamera CCTV dipasang.

Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, mengatakan Dishub akan berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Solo untuk menentukan lokasi pemasangan kamera CCTV baru. Dishub juga menerima masukan dari warga.

“Kami akan lebih mudah memantau kondisi jalan di Kota Solo terutama pada saat libur panjang. Jika menemukan jalan macet cukup dengan kamera CCTV bisa melakukan rekayasa lalu lintas dengan cepat,” kata dia.un mengakui perbuatannya dan sebagai subjek hukum tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatan berdasarkan Pasal 363 KUHP. Kami langsung menerbitkan surat penahanan tersangka,” imbuhnya.

Leave a Reply