Penembakan Laskar FPI, Jasa Marga: CCTV Berfungsi tapi Pengiriman Data Terganggu

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Utama PT Jasa Marga, Subakti Syukur mengatakan kamera CCTV di area penembakan laskar FPI masih berfungsi atau tidak rusak saat kejadian berlangsung. Menurut dia, terdapat 23 unit CCTV di Tol Jakarta-Cikampek dari KM 49 hingga 50.

“CCTV-nya tetap berfungsi, tapi pengiriman datanya itu terganggu,” kata Subakti di Komnas HAM, 14 Desember 2020.

Subakti mengatakan, CCTV yang mengalami gangguan pengiriman data berada di jalur tol. Sedangkan yang di gerbang-gerbang tol, tidak mengalami gangguan. CCTV itu mengalami gangguan dari Ahad sore hingga Senin subuh, yakni 6 – 7 Desember 2020. Walau masih berfungsi dan hanya mengalami gangguan pengiriman data, file berupa rekaman CCTV di area itu tetap tidak ada.

“Enggak ada,” kata Subakti.

Subakti datang ke Komnas HAM untuk dimintai klarifikasi. Selain dia, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran juga dimintai keterangan. Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan pemanggilan ini dilakukan untuk merangkai peristiwa penembakan laskar FPI pengawal Rizieq Shihab itu.

“Kepada pihak Jasa Marga kami ucapkan terima kasih karena memang terbuka, cukup detail,” kata Anam.

Leave a Reply