CCTV e-Tilang Sudah Terpasang di Kabupaten Tuban

Radar Tuban – Kamera pengintai berteknologi tinggi yang digunakan untuk e-Tilang seperti di kota-kota besar sudah terpasang di Tuban. Sementara baru dua closed circuit television (CCTV) yang terpasang.

Titiknya di Bundaran Patung Letda Sucipto (menghadap timur) dan di simpang tiga rest area (menghadap barat). Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi mengatakan, meski kamera sudah terpasang, belum ada rencana penerapan e-Tilang dalam waktu dekat.

Pemasangan kamera, kata dia, masih dalam tahap uji coba atau mengecek teknologi untuk kesiapan tilang elektronik. ‘’Belum berencana di terapkan e-Tilang dalam waktu dekat karena kamera masih terbatas dan perlu dicek lebih lanjut,’’ ujarnya.

Mantan camat Grabagan ini menyampaikan, penerapan e-Tilang butuh proses yang panjang. Selain alatnya yang tak murah, juga butuh uji coba. Apalagi, baru dua titik yang terpasang. ‘’Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, Tuban sudah bisa uji coba,’’ ujar dia.

Pejabat yang juga sekretaris dishub itu kemudian menjelaskan perbedaan CCTV e-Tilang dengan CCTV biasa. Dikatakan dia, CCTV e-Tilang berteknologi tinggi dan mampu mendeteksi wajah hingga nopol kendaraan para pelanggar.

Pengadaan CCTV ini dibiayai P-APBD 2020. Jika sukses diuji coba, kamera pengintai ini bisa ditambah di titik lain. Perlu diketahui, penerapan e-Tilang sebenarnya sudah lama dibahas. Sejak pertengahan 2019, Forum Lalu Lintas Tuban sudah menargetkan tilang elektronik diterapkan di Bumi Wali.

Pertimbangannya karena tingkat kecelakaan yang tinggi ditambah pelanggaran yang masih sering terjadi. Kamera ini disertai flash light atau cahaya eksternal untuk merekam dan memotret jika terjadi pelanggaran di sekitar lokasi pemasangan. Karena keunggulan teknologinya, harga kamera pengintai beserta peralatannya cukup mahal, Rp 50 juta per unit.

Leave a Reply