Ini Isi Rekaman CCTV Detik-detik Diduga Pembunuh Wanita dalam Kos di Denpasar, Polisi Nyatakan Ini

DENPASARUPDATE.COM – Sebuah video yang berasal dari Closed-Circuit Television atau biasa disingkat CCTV beredar viral di berbagai media sosial di Bali.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan seorang wanita yang diduga PSK Online asal Subang Jawa Barat yang bernama Dwi Farica Lestari (24).

Korban sendiri diketahui tewas mengenaskan bersimbah darah di dalamam kosnya, Thailia Homestay lantai 2 kamar No.1 Jalan Tukad Batanghari Gang X No.12, Panjer, Denpasar Selatan pada Sabtu, 16 Januari 2021.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diunggah dalam akun @jeg.bali, Sabtu 16 Januari 2021, tampak sosok terduga pelaku pembunuhan yang mengenakan jaket berwarna merah dan menggunakan helm berwana hijau Ojek Online (GoJek) datang ke kosan wanita ini.

Jika dilihat dalam video yang berdurasi 14 detik ini, terduga pelaku terlihat mendatangi TKP dengan menggunakan helm tertutup, kemudian ia sempat melepas sandalnya dan naik secara mengendap-endap ke lantai atas.

Tampak di sebelah tangan kanan terduga pelaku tampak menggenggam sebuah ponsel. Diduga pelaku pembunuhan ini menuju ke kamar korban.

Di menit ke 8 detik, terduga sempat mengintip atau menengok ke sebelah kanan entah apa yang dilihatnya, namun kemudian dia bergegas naik ke lantai atas.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengaku dari olah TKP sementara pihaknya menduga bahwa meninggal akibat dibunuh.

Ia juga menjelaskan dari hasil olah TKP oleh pihak kepolisian Polresta Denpasar, Inafis Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan.

Pihaknya menemukan terdapat luka pada tenggorokan atau leher korban sebanyak tiga kali.

Saat ditemukan juga, korban dalam kondisi tanpa busana serta posisi telungkup juga bersimbah darah.

Mengenai hasil lainnya, Kasat Reskrim Polresta Denpasar masih menunggu pemeriksaan dari pihak kedokteran Forensik di RSUP Sanglah.

“Dari olah TKP sementara dilakukan pihak kepolisian memang ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, dan ditemukan darah diseputaran TKP, kita menduga memang dugaan awal telah terjadi tindak pidana pembunuhan.

Memang ditemukan luka dalam tubuh korban, namun untuk lebih jelasnya kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari forensik. Seperti apa lukanya dan sebagainya,” ungkapnya.

Mengenai hasil lainnya, Kasat Reskrim Polresta Denpasar masih menunggu pemeriksaan dari pihak kedokteran Forensik di RSUP Sanglah.

“Dari olah TKP sementara dilakukan pihak kepolisian memang ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, dan ditemukan darah diseputaran TKP, kita menduga memang dugaan awal telah terjadi tindak pidana pembunuhan. Memang ditemukan luka dalam tubuh korban, namun untuk lebih jelasnya kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari forensik. Seperti apa lukanya dan sebagainya,” ungkapnya.

Dirinya juga menyebut bahwa penemuan mayat korban ini pertamakalinya ditemukan atas informasi dari warga sekitar yang menemukan korban dalam kondisi bersimbah darah.

“Penemuannya berasal dari informasi warga, di kamar ditemukan korban dalam kondisi ada darah setelah dilakukan pengecekan korban sudah meninggal dunia, sehingga kita lakukan olah TKP. Masih kita lakukan penyelidikan terkait dengan barang-barang saksi maupun,” ujarnya.***

Leave a Reply