Buru Pelaku Bentrokan Ormas, Polres Jakbar Dalami CCTV dan Keterangan Saksi

AKURAT.CO, Polres Metro Jakarta Barat terus mendalami bukti-bukti kasus bentrokan antara ormas FBR vs Ambon di Aparteman City Park, Cengkareng Timur pada Jumat (29/1/2021) lalu.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo menerangkan, pihaknya masih meminta sejumlah keterangan saksi-saksi di lapangan dan juga mengumpulkan CCTV di sekitar lokasi.

“CCTV yang ada coba kita kumpulkan baik dari gedung itu sendiri maupun video-video yang ada oleh penghuni apartemen dan info-infor tambahan lainnya yang nanti akan didalami terus sehingga nanti arah penegakan hukumnya kita bisa jelas nanti,” ujar dia kepada awak media, Minggu (31/1/2021).

Oleh karena itu, dalam peristiwa bentrokan kedua ormas tersebut, belum ada yang diamankan anggota Satreskrim. Sebab, hal utama yang harus dilakukan oleh pihaknya adalah mengamankan situasi sekitar supaya kondusif dan kembali nyaman bagi warga penghuni aparteman.

“Saya juga kemarin menginisiasi mediasi dan membentuk caretaker untuk sementara pejabat yang mengelola apartemen itu supaya nggak ribut,” kata dia.

Namun, untuk teknis pengelolaannya ia mengaku tidak tahu karena hal itu merupakan kewenangan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat. Apalagi, masalah antara pengelola dan penghuni ini sudah terjadi sejak 8 tahun silam.

“Yang pasti dari kepengurusan itu tidak solid berat sebelah, ada yang merasa ini hak saya, ini hak saya. Akhirnya itu berlarut-larut bertahun-tahun seperti itu. Makanya kemarin saya mengambil inisiatif bersama pak Dandim, pak Camat untuk menunjuk pelaksana sementara sehingga yang tadinya memegang pengurusan kita off kan status quo dulu. Sambil nanti dari Pemerintah daerah melakukan tugasnya dalam konteks menunjuk pengurus yang lebih demokratif,” tandasnya.

Sebelumnya, bentrokan antara ormas FBR dan Ambon pecah di Aparteman City Park, Cengkareng Timur, Jakarta Barat pada Jumat (29/1/2021) siang. Sejumlah sepeda motor dirusak dan pos penjagaan dirusak dua kelompok.

Aparat kepolisian langsung menerjunkan ribuan personel guna meredam aksi bentrokan. Akhirnya pada sore hari, situasi bisa dikendalikan dan aprteman kembali aman.

Leave a Reply