Tingkatkan Keamanan Rumah, Penjualan Smart Camera Naik hingga 30 Persen

PIKIRAN RAKYAT – Penjualan IP Cam (smart camera) atau lebih populer disebut Closed Circuit Television (CCTV) di Indonesia pada masa pandemi Covid-19 ini diperkirakan terus meningkat pesat.

Kebutuhan terhadap smart camera itu tidak lepas dari naiknya angka kriminalitas di masyarakat termasuk dengan modus membongkar rumah berpenghuni maupun rumah dalam keadaan kosong.

Menurut Siti Li, Regional Head of Imou South Pacific, meski belum menjadi kebutuhan utama, namun masyarakat Indonesia kian menyadari pentingnya IP Cam/Smart Cam untuk memantau keamanan di rumah. Dengan camera maka bisa diketahui apa yang terjadi dari berbagai sudut.

“Untuk Indonesia, kami memiliki harapan bisa mencapai target 30 persen dari market share IP Cam atau Smart Camera. Itu bisa dicapai dengan menambah lini produk, meningkatkan pelayanan purna jual dan meningkatkan brand awareness,” kata Siti Li dalam keterangan di Jakarta, Rabu 3 Februari 2021.

Menurut dia, meski sudah menyadari pentingnya IP Cam/Smart Cam untuk memantau keamanan di rumah, tapi alat pemantau itu belum dianggap sebagai kebutuhan utama yang harus ada.

“Selain itu, memang masih ada beberapa kendala di beberapa daerah terkait kecepatan internet yang belum mendukung keberadaan sepenuhnya keberadaan IP Cam/Smart Cam,” sambungnya.

Siti Li optimistis penjualan smart camera yang merupakan produksi Imou, anak usaha Dahua, Perusahaan High-Tech International, sebagai produsen CCTV dan IP Camera terbesar di dunia. Produksi Zhejiang Dahua Technology Co, Ltd (Dahua Technology), perusahaan penyedia video surveillance ini dipakai di 180 negara.

Siti Li menjelaskan, Imou adalah anak usaha Dahua Technology yang fokus pada Internet of Thing (IoT) global dengan sistem bisnis 3 in1, yakni mencakup Imou Cloud, smart devices, dan intelligent technologies. Saat ini Imou memiliki 16.000 karyawan dengan lebih dari 50 persen terlibat dalam research and development (R&D).

“Setiap tahun perusahaan menginvestasikan sekitar 10 persen dari pendapatan penjualan tahunannya ke R & D, termasuk mendirikan lima lembaga penelitian Advanced Technology, Big Data, Central, Network Security, dan Smart City Institute, untuk menciptakan inovasi sebagai salah satu kekuatan pendorong utama dan kompetensi inti dalam pengembangan teknologi Dahua,” ujarnya.

Ditambahkan, Dahua Technology telah menempati peringkat ke-2 selama 5 tahun berturut-turut di pasar peralatan CCTV dan pengawasan video global, sesuai visi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih aman dan kehidupan yang lebih cerdas.

Leave a Reply