Detik-detik Penusukan Plt Kepala Dinas Parekraf DKI Terekam CCTV, Pelaku Sempat Berusaha Kabur

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya ditusuk.

Informasi itu dikatakan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah melalui grup percakapan digital wartawan pada Rabu (10/2/2021) pada pukul 15.28 WIB.

Aksi penusukan itu terekam CCTV.

Dari rekaman CCTV yang diterima TribunJakarta.com, terlihat lima orang berada di lantai dua di Kantor Dinas Parekraf DKI Jakarta.

Gumilar yang mengenakan kemeja berwarna putih duduk di bangku paling kiri.

Keduanya terlihat sempat berbincang.

Sementara itu, pelaku duduk di bangku ketiga dari kiri.

Di antara Gumilar dan pelaku terdapat satu tamu lainnya.

Sekitar pukul 10.39 seperti yang tertera di rekaman CCTV, pelaku menghampiri Gumilar.

Ia kemudian mengeluarkan benda yang diduga pisau dari dalam tasnya dan langsung menyerang Gumilar.

Seisi ruangan pun heboh dan berusaha menyelamatkan Gumilar.

Setelahnya, pelaku melarikan diri dengan turun ke lantai satu.

Azis menjelaskan, mulanya pelaku berinisial RH datang ke kantor Dinas Parekraf DKI Jakarta untuk menemui Gumilar.

“Pada saat pelaku bertemu dengan PLT Kepala Dinas Pariwisata di lantai dua, pelaku mengeluarkan pisau yang dibawa di dalam tasnya,” kata Azis kepada wartawan.

Pelaku kemudian menusuk Gumilar menggunakan pisau tersebut di bagian paha atas.

Setelahnya, jelas Azis, pelaku turun ke lantai satu dengan maksud melarikan diri.

“Namun pada saat sampai di bawah, sekuriti melihat pelaku membawa pisau dan langsung menghalaunya,” ujar dia.

Merasa dihalangi, pelaku menusuk sekuriti di bagian dada hingga membuat korban terluka.

Sekuriti lainnya yang melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak kepolisian.

“Pelaku sudah ditangkap dan korban sudah membuat laporan. Selanjutnya dilakukan visum terhadap para korban dan memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti,” ucap Azis.

Kondisi Terbaru Gumilar

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya menjadi korban penusukan orang tidak dikenal.

Peristiwa ini terjadi di kantor Disparekraf DKI di kawasan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Terkait hal ini, Kabid Industri Pariwisata, Disparekraf DKI Bambang Ismadi membenarkan kabar tersebut.

Meski mendapat luka tusukan di bagian paha, ia memastikan Gumilar kini dalam keadaan baik.

“Alhamdulillah enggak parah, secara umum (kondisi Gumilar) sehat,” ucapnya, Rabu (10/2/2021).

Bambang menjelaskan, kini Gumilar masih menjalani pemeriksaan di rumah sakit guna memastikan luka tusuk tersebut tidak berakibat fatal.

“Kayaknya sekarang masih di rumah sakit, masih diobservasi. Karena masih belum dijahit katanya, lukanya takut ada karat segala macam dari senjatanya itu,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Tak hanya Gumilar, Bambang menyebut, seorang petugas keamanan di kantor Disparekraf DKI juga menjadi korban penusukan.

“Jadi ada dua orang yang kena, satu lagi ada juga security,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Gumilar Ekalaya ditusuk di kantornya di Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (10/2/2021).

Ia menjelaskan, mulanya pelaku berinisial RH datang ke kantor Dinas Parekraf DKI Jakarta untuk menemui Gumilar.

“Pada saat pelaku bertemu dengan PLT Kepala Dinas Pariwisata di lantai dua, pelaku mengeluarkan pisau yang dibawa di dalam tasnya,” kata Azis kepada wartawan.

Pelaku kemudian menusuk Gumilar menggunakan pisau tersebut di bagian paha atas.

Setelahnya, jelas Azis, pelaku turun ke lantai satu dengan maksud melarikan diri.

“Namun pada saat sampai di bawah, sekuriti melihat pelaku membawa pisau dan langsung menghalaunya,” ujar dia.

Merasa dihalangi, pelaku menusuk sekuriti di bagian dada hingga membuat korban terluka.

Sekuriti lainnya yang melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak kepolisian.

“Pelaku sudah ditangkap dan korban sudah membuat laporan. Selanjutnya dilakukan visum terhadap para korban dan memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti,” ucap Azis.

Leave a Reply