Terekam CCTV, Pembobol Konter Handphone di Pangkalpinang Diciduk Polisi

PANGKALPINANG, iNews.id – Aksi dua pria membobol konter handphone di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terekam kamera CCTV. Tak sampai 24 jam, satu pelaku berhasil diringkus di kediamannya. Berbekal rekaman CCTV, polisi dengan mudah mengetahui identitas pelaku dan bergerak menangkapnya pada Selasa (9/2/2021) tengah malam.

Pelaku yang berhasil ditangkap yakni, Satria Gunawan. Pria 28 tahun itu ditangkap di rumahnya, saat sedang tertidur pulas. Polisi kemudian menggiringnya ke tempat dimana ia menyimpan barang bukti. Namun pelaku sempat berbohong pada polisi dengan menyebut barang bukti ia simpan di atap sebuah rumah makan.

Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang yang naik ke atap rumah makan itu, tidak menemukan barang bukti tersebut. Ternyata barang bukti yang belum sempat dijual pelaku tersimpan di dalam warung makan itu. Setelah digeledah, didapati TV LED yang masih terbungkus kardus dan puluhan voucher kartu perdana berbagai jenis.

Sementara, satu pelaku lainnya hingga kini masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat polisi mendatangi kediaman sang DPO, kedua orang tua pelaku menangis sejadi-jadinya di depan polisi. Mereka tak menyangka jika anaknya itu terlibat aksi pencurian.

Sebelumnya, kedua pelaku terekam CCTV menyelinap masuk di sebuah konter HP di Pangkalpinang, pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam remakan itu, pelaku terlihat mengacak-acak seisi konter mencari barang berharga dan dengan mudah menggondol TV dan sejumlah kartu perdana voucher hingga uang serta handphone. Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, kasus tersebut telah ditangani pihaknya dan masih dalam proses pemeriksaan terhadap pelaku. Sementara satu orang yang masih DPO dalam proses pengejaran petugas. “Pelaku melanggar pasal 363 KHUP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara,” kata Adi Putra, Rabu (10/2/2021). Sementara itu, menurut pelaku Satria Gunawan, aksi nekat tersebut terpaksa dilakukan untuk biaya hidup sehari-hari. Namun barang hasil curian belum sempat ia jual. Sebab, masih menunggu waktu yang aman. “Yang punya ini si Atan. Kami masuk lewat pintu samping konter, tapi tanpa alat apa pun. Di dalam konter ambil TV, HP dan kartu perdana serta uang sekitar Rp60.000,” kata Gunawan.

Leave a Reply