Lagi Marak, Jambret Incar Anak Kecil

Jakarta, Beritasatu.com – Pelaku jambret belakangan mengincar anak kecil sebagai sasaran, di Jakarta. Bandit jalanan itu memilih korban anak kecil karena mudah ditaklukkan dan lengah.

Hal itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah, di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2021).

“Sasaran anak kecil yang jelas korban yang lengah. Mudah dan lengah,” ujarnya.

Dikatakan Azis, dalam kriminologi ada teori aktivitas rutin atau routine activity theory.

“Itu kejahatan muncul ada tiga faktor yaitu, ada motivated offender atau pelaku yang termotivasi, kemudian ada suitable target atau target yang sesuai, ada juga diffusion of capable guardian atau kurangnya penjagaan,” katanya.

Jika tiga faktor tersebut muncul pada suatu waktu dan tempat tertentu, maka kejahatan bisa terjadi.

“Ketika ada pelaku yang termotivasi, bertemu dengan korban yang lemah, dan tidak ada penjagaan di situ, tidak banyak orang, sepi, tidak ada satuan pengamanan, tidak ada patroli, maka kejahatan bisa terjadi,” ungkapnya.

Waspada
Azis menyampaikan, imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada supaya tidak menjadi korban.

“Jadi punya peran untuk tidak terjadi kejahatan, salah satu perannya adalah calon korban itu sendiri jangan membawa properti, jangan lengah, bersama orang lain, ada penjagaan, dan lain sebagainya,” katanya.

Diketahui, dua bandit menjambret handphone seorang bocah yang sedang bermain dengan teman-temannya, di Jalan Bayam, Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2021). Aksi mereka terekam kamera pengawas alias CCTV di sekitar lokasi, dan viral di media sosial.

Setelah melakukan penyelidikan, melakukan olah TKP, memeriksa saksi dan rekaman CCTV, polisi membekuk kedua pelaku berinisial NUN serta Al Haq di Jakarta Pusat dan Bekasi, Selasa (16/2/2021) malam.

Sebelumnya, polisi juga menangkap dua orang bandit yang menjambret kalung bocah, di wilayah Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Aksi mereka juga terekam video kamera pengawas alias CCTV, dan viral di media sosial. Pada video berdurasi 28 detik itu, awalnya terlihat dua bocah perempuan sedang asyik bermain payung berwarna putih di salah satu gang, Jalan Kebagusan Besar, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2021).

Kemudian, datang dua pelaku berboncengan sepeda motor matik Honda Vario berwarna merah dari arah belakang kedua anak perempuan itu. Satu pelaku di depan menggunakan helm, sementara pelaku yang dibonceng tidak pakai helm.

Satu pelaku yang duduk di belakang, kemudian merampas perhiasan kalung emas berbandul huruf R milik korban. Pelaku sempat turun dari sepeda motor karena kalung itu jatuh, sementara korban langsung berlari menuju rumahnya. Setelah mendapatkan kalung, kedua pelaku pun melarikan diri.

Pasca kejadian yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu, orang tua korban membuat laporan polisi dengan nomor 72/K/II/2021/Polsek Psm. Dalam laporan itu tertulis korban mengalami kerugian sekitar Rp 1,1 juta.

Leave a Reply