‘Pati Obong’ di Toko Roti Trubus, Pelaku Terekam CCTV Bakar Diri

YOGYA, KRJOGJA.com – Karyawan roti Trubus, Indra (39) warga Purworejo diduga tewas bakar diri di dalam toko yang berada di dalam toko di Jalan Poncowinatan Jetis, Sabtu (12/9) pagi sekitar pukul 05.22. Akibatnya perabot toko ikut terbakar. Pelaku nekat melakukan perbuatannya karena diduga memiliki masalah dengan pemiliknya.

Kanit IV Reskrim Polresta Yogya Iptu Maulana Yusuf mengungkapkan, berdasarkan rekaman CCTV toko, kejadian itu sekitar pukul 05.22. Dalam rekaman itu, pelaku terlihat di dalam toko menyiramkan bahan bakar ke tubuhnya. Setelah itu pelaku diduga juga menyiramkan bahan bakar di dalam ruangan toko.

“Tak selang lama, terlihat api di dalam toko tersebut. Diduga pelaku membakar diri dalam toko dan merambat ke perabot toko roti lainnya,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, saksi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan polisi. Tak lama kemudian, beberapa mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sementara korban ditemukan dalam keadaan tewas yang diduga akibat terbakar. Selanjutnya jenazah pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, pelaku itu datang sekitar pukul 04.00 untuk menemui pemilik toko. Diduga sebelumnya, pelaku memiliki masalah dengan pemilik toko. Namun pagi itu, pemilik toko tak mau menemui pelaku dan meminta bertemu siang hari.

“Pemilik toko meminta ketemunya nanti siang. Soalnya saat itu masih pagi yaitu sekitar pukul 04.00,” terangnya.

Sekitar pukul 05.00, seorang karyawan membuka pinta di toko untuk bekerja. Kemudian pelaku ini menyelonong masuk ke dalam toko. Pelaku terlihat sudah membawa jerigen ukuran sekitar 20 liter yang diduga berisi bahan bakar minyak. Saat kejadian jerigen yang masih berisi bahan bakar tak ikut terbakar karena diletakkan di belakang.

“Diduga pelaku ini sudah mempersiapkan bahan bakar minyak untuk bakar diri dan membakar toko tersebut. Atas kejadian itu, pelaku tewas di TKP dan membakar perabot toko roti yang diduga mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta,” ujarnya.

Disinggung tentang masalah dengan pemilik toko, Yusuf mengaku masih mendalami perkara tersebut. Sekarang ini sudah ada lima orang saksi yang diperiksa penyidik Polresta Yogya.

“Masih kami dalami pelaku ini memiliki masalah apa dengan pemilik toko. Saksi-saksi sedang kami periksa,” ujarnya. (Sni)

Leave a Reply