Pencurian Motor Sport di Cipinang Muara Terekam CCTV, Empat Pelaku Naik Motor Terlihat Berbagi Tugas

JAKARTA – Aksi pencurian motor sport terekam kamera CCTV terjadi di permukiman padat penduduk, di Jalan Cipinang Muara RT 10/15 Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (26/2) pagi.

Dalam hitungan detik pelaku yang berjumlah empat orang membawa kabur motor yang ditaksir seharga puluhan juta itu.

Ketua RT 10/15 Kelurahan Cipinang Muara, Ruchyat mengatakan, aksi pencurian itu menimpa warganya atas nama Windu, 39, sekitar pukul 05.00.

Motor Honda CBR B 4128 TMZ yang dibawa kabur pencuri. “Itu motor diparkir didepan rumahnya, cuma saat itu memang kondisinya masih sangat sepi,” katanya, Jumat (26/2).

Menurut Ruchyat, aksi pencurian itu diketahui si pemilik di pagi hari dan langsung dilaporkan kepadanya.

Sambil membawa rekaman CCTV, korban melaporkan motornya yang dicuri oleh keempat pelaku. Ketika dilihat, empat pelaku naik motor, mereka berbagi tugas untuk pencurian itu.

“Waktu saya lihat rekaman CCTV, aksi pencuriannya cepat sekali, nggak sampai lima menit motor sudah dibawa kabur pelaku,” ujarnya.

Dalam rekaman itu juga, kata Ruchyat, terlihat keempat pelaku berbagi tugas sebelum menjalankan aksinya.

Para pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor sempat mondar mandir di permukiman warga di Jalan Cipinang Muara, Gang Perjuangan Dua, Jatinegara.

“Setelah merasa aman, satu pelaku menggunakan kunci letter T membobol kunci kontak motor korban yang terparkir di depan rumah,” ungkapnya.

Setelah kunci kontak rusak, saya Ruchyat, pelaku awalnya terlihat terlebih dahulu mendorong motor curiannya.

Tak berapa lama, motor itu pun akhirnya di nyalakan dan dibawa kabur pelaku. “Ini sudah kejadian yang kedua kalinya, dulu juga ada yang mencuri tapi gagal karena alarm motor waktu itu bunyi,” sambungnya.

Menurut Ruchyat, aksi pencurian itu sudah direncanakan jauh hari karena para pelaku seperti hapal dengan situasi sekitar.

Terlebih, lokasi yang dimasuki para pelaku juga merupakan kawasan padat penduduk dan merupakan gang-gang sempit.

“Tadi korban bilang mau lapor ke polisi, cuma saya nggak tahu sudah lapor apa belum,” pungkasnya. (Ifand/win)

Leave a Reply