Polisi Pelototi CCTV Kasus Tewasnya Pemilik Toko di Blitar, Ini Hasilnya

Blitar – Pemilik Toko Bisri ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi kaki terikat lakban. Rekaman CCTV di beberapa titik menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan sejak toko itu tutup pukul 21.00 WIB pada Jumat (26/2).

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela mengungkapkan, di lokasi kejadian memang terpasang CCTV di beberapa titik. Dalam rekaman CCTV itu, tampak satu orang mengambil sesuatu di bagian dalam toko.

“Ada orang yang terekam (CCTV). Tapi belum dapat dipastikan dia ambil apa,” jawab Leo dikonfirmasi detikcom, Sabtu (27/2/2021).

Leo mengatakan pihaknya masih membuka satu titik CCTV. Sementara titik lain masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Di situ, hanya terlihat satu orang yang diduga pelaku pembunuhan yang mengakibatkan tewasnya korban.

“Pelaku memakai semacam jaket yang ada hoodie nya. Kemudian juga memakai masker. Sementara kami masih membuka satu titik CCTV. Dan aktivitas pelaku sudah terekam sejak pukul 21.00 WIB ke atas,” ungkap Leo.

Sementara dari hasil autopsi, kematian Bisri Efendi sang pemilik toko diperkirakan terjadi antara pukul 03.00 sampai 06.00 WIB. Korban tewas akibat pendarahan di kepala karena pukulan benda tumpul.

Beberapa luka juga ditemukan di tubuh korban. Dan hasil autopsi luar menyatakan, luka itu terjadi ketika korban masih hidup. Pria 71 tahun yang tinggal sendirian di dalam tokonya itu ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi kaki terikat lakban.

“Kami amankan beberapa benda dari lokasi kejadian. Seperti lakban, kayu gagang cangkul dan lainnya. Kami kirim ke labfor forensik untuk konstruksikan peristiwa ini untuk ungkap siapa pelakunya,” pungkas Leo.

Leave a Reply