Tetap Tertib, Ini 4 Titik Kamera CCTV Pemantau Lalu Lintas di Sragen

SRAGEN – Tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) mulai diberlakukan di wilayah Kabupaten Sragen, Selasa (23/3). Kamera CCTV pemantau pelanggar lalu lintas terpasang di empat titik. Selain itu, ada pula anggota yang dibekali kamera portabel.

Empat titik tersebut yakni simpang empat Pilangsari, simpang empat RSUD dr Soehadi Prijonegoro/makam SI, simpang empat Alun-Alun Sasana Langen Putra, dan simpang tiga Pungkruk.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menyampaikan, ada dua metode yang digunakan. Pertama, dengan layanan CCTV di empat titik di sepanjang jalan arteri yang menghubungkan Solo-Sragen-Ngawi. Kedua, ETLE mobile melalui kamera yang terpasang di helm petugas patroli.

”Untuk menjangkau kawasan yang tidak terpantau CCTV, Polres Sragen akan memanfaatkan penggunaan kamera portabel penindakan pelanggaran kendaraan bermotor yang kami sebut kopek. Dengan kamera portabel itu, polisi dapat merekam video terkait segala bentuk pelanggaran lalu lintas berikut wajah pelaku pelanggaran lalu lintas,” terang kapolres, kemarin (25/3).

Kapolres menyampaikan, dengan adanya rekaman video itu bakal dijadikan bukti adanya pelanggaran lalu lintas di jalan. Lalu, dari kepolisian akan mengirimkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan melalui basis data dari Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) atau Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sragen. Surat klarifikasi bertujuan memastikan pelanggar lalu lintas merupakan pemilik dari kendaraan bermotor itu.

”Jadi ketika hari itu terjadi pelanggaran, hari itu pula surat klarifikasi dikirim. Kalau benar pelanggar lalu lintas itu adalah dia atau anaknya, silakan bayar denda tilang sesuai waktu yang telah ditentukan. Batas waktu pembayaran denda kemungkinan tiga hari setelah surat datang,” ujar kapolres.

Kapolres mengakui, penerapan tilang elektronik belum bisa menjangkau kawasan yang jauh dari kota alias di pedesaan Sragen. Tetapi selama menggunakan ETLE mobile dan selama jaringan internet tersedia, bisa menjangkau kawasan pedesaan. Dia mengimbau warga agar tidak khawatir dan tetap patuh terhadap peraturan lalu lintas.

”Masyarakat tidak usah khawatir dan gelisah sepanjang menaati peraturan lalu lintas. Ikuti saja aturan yang berlaku. Tertib berlalu lintas dan periksa kelengkapan sebelum berkendara. Jangan sampai nanti malah kaget mendapat kiriman surat tilang,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sragen AKP Ilham Syafriantoro Sakti mengungkapkan, hari kedua tilang elektroni sudah ditemukan beberapa pelanggar. Pihaknya baru akan merinci jumlahnya. (din/adi/ria)

Kamera Pemantau Tilang Elektronik di Sragen:

• Simpang Empat Pilangsari

• Simpang Empat RSUD dr. Soehadi Prijonegoro/makam SI

• Simpang Empat Alun-Alun Sasana Langen Putra

• Simpang Tiga Pungkruk

Leave a Reply