Aksi Santuy Pencuri Terekam CCTV: Gasak Bunga hingga Gondol Sandal

Cianjur – Sejumlah aksi pencurian di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terekam kamera CCTV. Beberapa kasus diungkap polisi dan pelakunya ditangkap. Namun ada pelaku lainnya yang masih berkeliaran.
Informasi dikumpulkan detikcom, selama 2021 ini, terjadi 10 aksi pencurian yang pelakunya terekam CCTV. Mayoritas kejadiannya di wilayah perkotaan Cianjur.

Kasus pencurian pertama yang terekam CCTV terjadi pada 9 Januari 2021. Seorang pria mencuri ponsel milik pegawai toko pakaian di kawasan Cipanas. Lalu pada 30 Januari, maling membawa kabur sepeda di Sawahgede, Kecamatan Cianjur.

Pada Februari tidak ditemukan aksi pencurian yang terekam CCTV. Namun pada Maret, terjadi banyak kasus pencurian yang pelakunya terekam CCTV dan videonya viral di media sosial. Tercatat ada enam kasus. Salah satunya aksi santuy sejumlah pemuda yang menggasak bunga hias.

Dalam rekaman video CCTV, para pencuri terlihat santai dan leluasa mengambil satu per satu tanaman hias. Bahkan pelaku yang diduga masih remaja masih sempat memilih bunga yang harganya mahal. Sebanyak 47 bunga jenis Aglonema raib dicuri. Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Di akhir Maret, maling menyatroni kantor desa dan SMP di Kecamatan Sukaluyu. Pelaku di dua lokasi tersebut diduga orang yang sama. Perbuatannya sempat terekam kamera CCTV. Bahkan sang pelaku mencuri CCTV yang terpasang di kantor desa.

Daftar Aksi Pencuri Terekam CCTV di Cianjur 2021
Sepanjang 2021 ini tercatat 10 kasus pencurian yang pelakunya terekam kamera CCTV di Kabupaten Cianjur. Sejumlah kasus di antaranya diungkap polisi dan pelakunya ditangkap.

Terbaru, tepatnya pada 8 April 2021, kawanan pencuri terekam CCTV. Dua pemuda yang mengendarai sepeda motor beraksi di sebuah klinik. Tempat kejadiannya di Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah.

Sama halnya dengan pencuri tanaman hias, maling tersebut beraksi santuy. Pelaku berjalan ke pintu masuk klinik, lalu menggondol sendal dan helm. Mereka kabur tanpa tergesa-gesa.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan selama Januari hingga awal April 2021 terjadi sejumlah tindak kejahatan pencurian yang terekam CCTV dan viral di media sosial.

“Ada sejumlah kasus. Tapi sudah ada yang ditangani, bahkan terungkap dan pelakunya ditangkap,” ujar Anton, Sabtu (10/4/2021).

Menurutnya, aksi kejahatan yang terekam CCTV bisa mempermulus proses penyelidikan. Sebab ciri-ciri pelaku akan lebih mudah dikenali. Sisi lain, hal itu membuat para pelaku makin sigap bersembunyi, lantaran identitasnya terungkap melalui CCTV dan videonya menyebar di media sosial.

“Di satu sisi ada positifnya, identitas pelaku mudah diketahui. Tapi di sisi lain, ketika CCTV-nya viral di media sosial, pelaku akan kabur jauh,” kata Anton.

Polisi berusaha dan secepatnya mengungkap setiap kasus tindak kriminal di Cianjur. “Selama memang dilaporkan secara resmi, kami akan tindaklanjuti dan lakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku kejahatan,” ujar Anton.

Terekam CCTV, Dua Pencuri Motor Ditangkap

Polisi membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor yang terekam CCTV. Kedua pelaku, inisial FM dan DD, terancam tujuh tahun penjara.

Kawanan pencuri ini menggondol sepeda motor yang parkir di depan rumah warga, Kampung Pasekon, Sabtu (20/3). “Pelaku menggunakan kunci leter T. Aksi pelaku tersorot atau terekam kamera CCTV,” kata Galih, Sabtu (10/4/2021).

Berbekal keterangan saksi dan bukti rekaman CCTV, polisi meringkus pelaku. “Kami amankan pelaku dan barang bukti berupa sepeda motor,” ucapnya.

Galih mengatakan atas perbuatannya para pelaku pencurian motor itu dijerat Pasal 363 KUHP. “Ancaman human penjara maksimal tujuh tahun penjara,” kata Galih.

Leave a Reply