Masukan Hape Curian Kedalam BH, Aksi Pelajar SMA di Situraja Ini Terekam Kamera CCTV

RADARSUMEDANG.ID, SITURAJA – Seorang perempuan berpakaian seragam Sekolah Menengah Atas (SMA) terekam kamera CCTV saat mencuri sebuah handphone di sebuah toko kelontongan Pasar Tradisional Situraja. Identitas perempuan tersebut diketahui setelah video pencuriannya viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 10 detik itu terlihat seorang perempuan mengenakan seragam tingkat SMA sederajat mengambil HP dari helm yang dibawanya di sebuah toko kelontongan. Kemudian perempuan itu memasukan hp tersebut ke dalam pakaiannya, dan diselipkan ke dalam bra.

Pemilik warung, Ening membenarkan adanya pencurian HP di tokonya. Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa (6/4) sekitar pukul 16.00 WIB. “Iya betul, itu hape punya sales langganan saya,” katanya, Rabu (11/4).

Dikatakan, kejadian berawal saat korban hendak mengambil uang darinya. Kemudian pelaku datang bersama ibu dan adiknya. Ibu pelaku saat itu sedang belanja di toko tersebut. Saat itu korban menyimpan HPnya di tumpukan dagangan.

“Pas sudah transaksi korban nyimpan hapenya di meja. Terus dia keluar dulu beli minuman, terus balik lagi ke sini beli minuman, pas beli minuman itu baru sadar hapenya tidak ada,” katanya.

Mengetahui hapenya hilang, lanjut Ening, korban meminta diperlihatkan rekaman kamera pengawas yang terpasang di dalam toko.
“Dari rekaman itu terlihat si eneng (pelaku) itu yang ngambil hapenya,” ujarnya.

Kemudian, korban meminta rekaman CCTV itu untuk posting di media sosial. Setelah diposting, ada netizen yang mengenali pelaku. Kata Ening, pelaku diketahui merupakan seorang siswi sebuah SMK swasta di Darmaraja.

“Korban minta diviralkan, ada yang kenal sama pelaku, orang Darmaraja,” ucapnya.

Kapolsek Situraja, Kompol Awam M. Rizal juga membenarkan adanya aksi pencurian itu. Namun tidak ada laporan resmi ke pihak kepolisian terkait kasus itu.

“Ada CCTV yang memang sudah terpasang di toko ini, dan pelakunya memang sudah terekam,” katanya.

Dikatakan, kasus pencurian itu sudah ditangani secara kekeluargaan oleh pihak korban dan pelaku.
“Menurut rekan-rekan korban ada yang mengenali pelaku orang Darmaraja, setelah itu mungkin ditangani di tempat tinggalnya di Darmaraja,” ucapnya. (gun)

Leave a Reply